Breaking News

DPR Geram Menteri Rini Selalu Absen Saat Rapat Kerja, " Amburadul, Kasihan Rakyat Terombang-ambing ! "


POS-METRO.COM - Wakil Ketua Komisi VI Azam Asman Natawijaya geram dengan Kementerian BUMN yang dianggap tidak memahami isi PP Nomor 44 tahun 2005. Dirinya meminta kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk memberi laporan ini kepada Presiden Joko Widodo agar Menteri BUMN mau hadir untuk membahas penyertaan modal negara (PMN).Diskon RP 350,000 hanya di Pergi.com

"Jadi saya ingatkan kepada jajaran kementerian BUMN pahami aturan, dibaca. Ini kalau tidak paham dan memberikan aturan ya karena menteri BUMN tidak pernah (hadir) ke sini. Tolong Bu Menteri (Keuangan) sampaikan ke Pak Jokowi, kalau Bu Rini ini tidak pernah kemari, tidak pernah ada komunikasi," ujarnya di ruang rapat komisi VI, komplek DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/10).

Dikatakan Azam, absennya Rini Soemarno dinilai membuat pembahasan PMN menjadi amburadul. Pihaknya tidak ingin perusahaan pelat merah di Tanah Air tidak mendapat kepastian.

"Ini amburadulnya kita di sini. Kasian BUMN sama rakyat di ombang-ambing. Tolong ini disegerakan," tandasnya.

Selain itu, rapat tertutup antara Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan Sri Mulyani di kawasan Sentul, Bogor beberapa waktu lalu membuat Komisi VI DPR geram.

Hal tersebut dinilai telah menyalahi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 44 tahun 2005 tentang tata cara penyertaan dan penatausahaan modal negara pada BUMN dan perseroan terbatas, di mana harus dibahas di komisi VI DPR. (ma)

Tidak ada komentar