Akun TMC Polda Metro Dikecam Warganet Karena Sebut Ambulans Pemprov DKI Angkut Batu dan Bensin Molotov
Beritaislam - Netizen ramai-ramai membantah Informasi yang disampaikan akun resmi Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya soal lima ambulans Pemprov DKI Jakarta yang disebutkan menyuplai batu dan bensin untuk molotov bagi demonstran tadi malam.
�02:15 Polri amankan 5 kendaraan ambulan milik Pemprov DKI Jakarta yang digunakan untuk mengangkut batu dan bensin yang diduga untuk molotov di dekat Gardu Tol Pejompongan Jl. Gatot Subroto.�cuit akun tersebut.
Akun @nitarose38 mempertanyakan kebenaran hal itu. �Kasih informasi tolong yg lengkap, anda katakan menyuplai batu dan bensin tapi mana keberadaan 2 barang tersebut?,� cuitnya.
Salah satu netizen lainnya yang mengaku sebagai relawan Palang Merah Indonesia (PMI) mengaku tidak terima atas tuduhan tersebut. Dirinya mengecam fitnah tersebut.
Saya Relawan PMI!� Dheni Prasetyo (@DPrast) September 25, 2019
Saya mengecam atas fitnah tuduhan terhadap team Relawan PMI yang bertugas!!!#SayaRelawanPMI!@palangmerah @KampoengRelawan @ICRC_id @ifrc
Sementara warganet lainnya menyatakan skenario seperti ini gampang ditebak.
Asli ini skenarionya gampang ketebak. Bpknya gapernah nonton drakor, yg plot twistnya banyak.� ??Fath?? (@palmwoodzie) September 25, 2019
�Targetnya sudah ke arah DKI1 @aniesbaswedan nih, togog udah main fitnah,� cuit netizen lainnya.
Ada juga yang memberikan komentar keraguan atas kebenaran unggahan TMC Polda Metro Jaya. @Ruyyana2, mengunggah sebuah gambar dengan caption �Bisa dikonfirmasi di akun @halohamada�.
Akun tersebut lantas memberikan pernyataan bahwa tim kesehatan sudah ditarik mundur demi keselamatan dan menjauhkan dari fitnah.
�Semua demi keselamatan kami, dan menjauhkan hal-hal yang tidak diinginkan misalkan fitnah. Kita ambulans plat merah murni tgas kemanusiaan. Kami bersifat netral semua,� tulis @hamadaparamds (26/9) sekitar pukul 02.00 WIB.
Sementara netizen lainnya memandang ini bentuk kepanikan dan mencari-cari kesalahan pihak lain.
Ketika rezim sudah panik dengan keberhasilan Anies Baswedan memimpin Jakarta , maka skenario seperti ini sering terjadi untuk membuat nama Gubernur Tercoreng dengan membawa bawa nama Pemprov Jakarta� Fadhell_Ir (@fadhell_ir) September 25, 2019
[news.beritaislam.org]
Post Comment
Tidak ada komentar