WIRANTO: Si Rizieq Cuma Ulama Lokal Yang Tidak Berpengaruh, Tidak Punya Kekuatan, Cuekin Aja !!
PETROKS- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Wiranto memberikan penjelasan soal Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang dianggap menghasut masyarakat untuk tidak mengakui Jokowi sebagi Presiden.
Hal ini disampaikan Wiranto saat menjadi narasumber di acara Aiman Kompas Tv, Mulanya, pembawa acara Aiman bertanya soal orang yang disinggungkan Wiranto saat melakukan konferensi pers.
loading...
"Saya harus bacakan, takut salah dari sisi redaksinya, Bapak menyatakan bahwa dalam konferensi pers itu ada ulama lokal di luar negeri yang mengompori dan menghasut masyarakat, Bapak keberatan untuk menjelaskan?," tanya Aiman.
Wiranto lalu menjelaskan apa yang ia maksudkan dengan menghasut masyarakat.
"Videonya kalau punya HP, kemudian YouTube, ada juga lewat WA, semua tahu bahwa dia mengeluarkan maklumat," tutur Wiranto.
"Kemudian membuat pernyataan yang katakanlah mengepung KPU lah, itu kan semuanya kan membuat suasana panas."
loading...
Wiranto juga menyebutkan soal tudingan kecurangan yang dilontarkan Habib Rizieq.
Meskipun seperti itu Wiranto optimis yakin bahwa Rizieq tidak punya punya power besar untuk mengendalikan umat Islam Indonesia karena mayoritas Islam dipegang oleh NU dan Muhammadiyah," ujar Wiranto.
Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan syarat rekonsialiasi ala kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Salah satu syaratnya dan kepulangan Habis Rizieq ke Tanah Air.
Menurut dia, mayoritas Muslim Indonesia dipegang oleh NU dan Muhammadiyah, di mana kedua ormas Islam ini mempunyai hubungan baik-baik saja dengan Presiden Jokowi.
"Jadi apa pentingnya Rizieq? Saya kira cuekin dia saja," gak penting amat.
Dia mengatakan, hal yang paling penting adalah Jokowi-Amin perlu memberikan perhatian pada elit pendukung pasangan calon Prabowo-Sandiaga Uno.
"Perhatian ini penting agar, tidak ada kelompok yang dibiarkan tercecer dibelakang, tetapi sama-sama dalam satu kebersamaan dalam membangun bangsa dan memperkokoh persatuan,"
Post Comment
Tidak ada komentar