Breaking News

Cilaka Euy!! Kota Tasik Tetapkan KLB Satu Pasien Wanita Positif Corona Di Rawat RS Jasa Kartini


Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menyebut ada satu warganya yang positif corona. Pasien positif corona ini, kata Budi, memiliki riwayat bepergian ke Jakarta dan Yogyakarta dalam dua pekan terakhir.

“Dengan adanya pasien positif corona, sesuai surat dari Kemenkes kita menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB),” kata Wali Kota Tasikmalaya, H. Budi Budiman bersama Forum Konsultasi Komunikasi Pimpinan Daerah.

Ia mengatakan, kondisi pasien dalam kondisi baik dan masih terus dipantau tim medis. Pihaknya juga terus berkomunikasi dengan rumah sakit rujukan di Cirebon dan Garut.

“Informasi yang kami dapatkan, pasien melakukan perjalanan ke luar kota ke sejumlah kota. Kalau di rumah sakit rujukan sudah kewalahan, kita harus mampu mengisolasi pasien di sini,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan riwayat perjalanan, pasien wanita itu pernah pergi ke luar kota dalam 14 hari terakhir sebelum dinyatakan positif Covid-19.

 “Riwayatnya dia (yang positif corona, Red) pernah ke Jogja dan Jakarta,”

Budi menerangkan, petugas kesehatan juga telah melakukan penelurusan warga yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien. Sebanyak 71 orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif dinyatakan sebagai Orang dalam Pemantauan (ODP).

Lantaran diduga virus itu dibawa dari luar wilayah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya berencana membuat posko di pintu masuk.

“Kita berencana memasang tenda di batas kota. Jadi setiap yang masuk bisa diperiksa suhu tubuhnya,” terangnya.

Ia menambahkan, Pemkot Tasik juga telah meminta Pemerintah Privinsi Jawa Barat agar daerah dapat melaksanakan rapid test atau tes secara massal kepada warga.

Namun, tes untuk sementara hanya dilakukan di daerah yang telah masuk zona merah. Untuk sementara, Budi mengingatkan agar warga mengikuti arahan yang telah diberikan pemerintah dengan tetap di rumah dan menghindari kerumunan massa.

Jika tak ada keperluan yang sangat mendesak, lanjut dia, tidak perlu ke luar rumah, apalagi pergi ke luar kota. “Jangan sampai anggap sepele. Di rumah saja dulu,” tegasnya.

Budi mengatakan akan melacak riwayat kegiatan pasien positif corona itu di Tasikmalaya. Pasien itu kini dirawat di Rumah Sakit Jasa Kartini Tasikmalaya.

Budi mengatakan berdasarkan data per Rabu (25/3), di Tasikmalaya ada 116 orang dalam pemantauan (ODP) dan 4 pasien dalam pengawasan (PDP) serta 1 positif corona.






Tidak ada komentar