Breaking News

Riset: Orang Tua Lebih �Sayang� Smartphone Dibanding Anak

IDTODAY.CO - Anak-anak zaman sekarang sepertinya menghadapi masalah berat yang belum pernah dirasakan generasi sebelumnya. Mereka terpaksa harus meminta orang tuanya meninggalkan sejenak smartphone-nya untuk bisa meluangkan waktu bersama.

Hal ini dibuktikan dalam sebuah survei terbaru berisi 2.000 responden. Para peserta riset ini merupakan orang tua yang punya anak usia sekolah, antara 5 sampai 18 tahun.

Dari 2.000 responden, 62 persen di antaranya menyadari punya masalah mengatur waktu main smartphone. Mereka mengakui bahwa dirinya menghabiskan banyak waktu menggunakan smartphone saat bersama anak-anaknya.

Survei yang dilakukan oleh organisasi The Genius of Play ini lantas menyimpulkan, 69 persen orang tua merasa kecanduan dengan smartphone. Mungkin itu sebabnya mereka lebih banyak menghabiskan waktu menatap layar, dibanding bersama anak-anaknya.

Hasil penelitian juga menunjukkan, responden menghabiskan 2 jam 17 menit waktu pribadi untuk bermain perangkat setiap hari. Sebaliknya, mereka menghabiskan 2 jam 41 menit untuk bercengkerama bersama anak, itu pun sembari main smartphone.

Ironisnya, 74 persen orang tua justru khawatir kalau anaknya menghabiskan terlalu banyak waktu dengan gadget. Sementara 65 persen di antaranya memberikan batasan waktu penggunaan gadget, setidaknya 2 jam sehari.

Di sisi lain, 83 persen dari mereka setuju bahwa gadget adalah alat pembelajaran baru bagi anak. Jadi mereka tidak masalah kalau anak-anaknya memiliki waktu lebih banyak bermain smartphone.

Setidaknya 58 persen orang tua menjadikan smartphone jadi alat untuk belajar, sementara 53 persen menjadikan waktu main smartphone sebagai hadiah, jika mereka melakukan hal-hal baik atau membuat prestasi. Sementara ada 52 persen yang menjadikan smartphone sebagai alat untuk bikin anak-anak tidak rewel.

Meski begitu, survei ini menekankan pada pentingnya quality time antara orang tua dan anak tanpa gadget. 83 persen responden mengaku masih yakin keluarga akan jadi lebih dekat, jika orang tua dan anak-anak menjauhkan smartphone saat bersama. 

�Penting untuk mengetahui bahwa semua anak mengalami berbagai bentuk permainan untuk merangsang pertumbuhan tubuh dan pikiran,� saran Ken Seiter, Executive Vice President Komunikasi Pemasaran di The Toy Association. �Tentu saja main perangkat teknologi bisa membuat waktu yang menyenangkan, tapi orang tua harus menyeimbanginya.�

Orang tua sering kali mengeluh sulitnya untuk mengajak anak-anak berhenti main smartphone, namun ada baiknya jika mereka melihat hal tersebut untuk mengurangi waktu mereka bermain smartphone. Ada baiknya untuk menghabiskan waktu melakukan aktivitas fisik di luar ruangan. [kpc]

Tidak ada komentar