Breaking News

Jokower Terlanjur Bully Massa Parade Tauhid, Ternyata Isi Tap MPR Di Spanduk Benar, Hanya Salah Ketik Tahun



Sabtu, 28 September 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sungguh lebay sekali kelakuan Jokowers yang mendramatisir kesalahan ketik tahun di tulisan spanduk Tap MPR di spanduk aksi Parade Tauhid Mujahid 212, hari ini Sabtu (28/9/2019). 

Substansi isi tulisan di spanduk sudah betul, hanya tahun yang tertukar, disitu disebut 2000 padahal yang benar tahun 2001, dan itu pun peserta aksi salah ketik begini karena mengutip dari keterangan Mahfud MD yang telah salah ucap. 

Sebagaimana diketahui, foto spanduk Tap MPR No 6/2000 dalam aksi Mujahid 212 menjadi viral di Twitter, Sabtu (28/9/2019). Spanduk ini menuntut presiden yang tidak dipercaya rakyat untuk mundur. Ternyata, yang dimaksud Tap MPR tahun 200, bukan 2000.

Ini adalah kesalahan kecil dan bukan substansi masalah, sebagaimana seorang presiden mengucap Kendari itu di Sulteng, padahal yang benar di Sultra. Kita paham yang ia maksud adalah Kendari di Sultra. 

Tap MPR No 6/2000 sendiri adalah soal pemisahan TNI dan Polri. 

Kesalahan ucap Mahfud Md dalam sebuah acara talk show politik penyebabnya. Karena yang berbicara Mahfud Md, banyak orang yang yakin data itu pasti benar, ternyata Mahfud tertukar tahun. Mahfud menyebut tahun 2000 padahal maksudnya pasti 2001 

Yang dimaksud oleh Mahfud MD adalah Tap MPR No 6 Tahun 2001, bukan tahun 2000. Jadi, Mahfud Md salah kutip saat acara talk show.

Tap MPR No 6/2001 oni adalah Tap MPR soal Etika Kehidupan Berbangsa. Di dalamnya mencakup Etika Politik dan Pemerintahan di mana pejabat harus siap mundur jika terbukti melakukan kesalahan dan bertentangan dengan hukum dan keadilan. Inilah Tap MPR yang dimaksud, Mahfud Md menyebut angkanya benar, tapi tahunnya salah. 

Karena itu sungguh sangat ngawur cercaan yang dilontarkan oleh para Jokowers termasuk akun @anakkolong Karena yang pasti substansi isi TAP MPR yang dimaksud adalah benar.

Sumber: detik.com



Tidak ada komentar