Curug Lawe
Curug Lawe berada di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Berjarak kurang lebih 12 km dari Kota Semarang dan kurang lebih 7 km dari Kota Ungaran. Dari Alun-alun Kota Ungaran arahkan kendaraan menuju Mapagan melalui jalan yang menembus Boja. Setelah sampai di Boja ambil kearah Sumur Gunung. Dari pertigaan Sumur Gunung dilanjutkan kearah selatan menuju perkebunan Cengkeh sepanjang 3 km.
Disebut Curug Lawe karena air yang jatuh dari tebing curam itu terlihat bagai benang-benang putih, yang dalam bahasa jawa disebut lawe. Versi lain menjelaskan dinamakan Curug Lawe karena konon jumlah air terjun yang ada, baik dari yang besar hingga yang terkecil berjumlah 25 buah yang dalam bahasa jawa Selawe.
Terletak tidak jauh dari pusat kota Semarang tepatnya di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah.
Berjarak 12 km dari kota Semarang atau 7 km dari kota Ungaran. Dari Ungaran (alun-alun) mengambil arah ke Mapagan melalui jalan tembus ke Boja. Sesampainya di Boja ambil belokan ke kiri di desa Sumur Gunung yang ternyata juga tidak terlalu jauh dari kampus Unnes sekarang Gunung Pati. Kondisi jalan dari Ungaran ke desa Kalisidi sudah beraspal. Selanjutnya dari pertigaan Sumur Gunung tersebut diteruskan ke arah selatan hingga perkebunan cengkih zanzibar sekitar 3 kilometeran dengan kondisi jalan makadam menanjak dengan kemiringan bervariasi antara 25-45 persen. Sesampai di perkebunan ini bagi yang membawa kendaraan dapat memarkirkan kendaraannya di dekat geust house.
Jarak dari tempat parkir ke dua curug lumayan jauh sekitar 30 menit berjalan kaki dengan kondisi jalan setapak yang relatif datar, hanya sedikit terdapat tanjakan yang tidak berarti. Ada dua jalur menuju ke sana yaitu jalur lama dan jalur baru. Jika melewati jalur lama akan melewati saluran dan jembatan irigasi denga sisi kiri adalah jurang yang sangat curam. Sedangkan jika menggunakan jalur baru akan melewati Sendang Pengantin kemudian turun ke arah bendungan melewati pinggiran sungai.
Curug disini ada dua, bagaikan air terjun kembar yang terpisah. Curug yang satunya adalah Curug Benowo. Jalan menuju Curug Benowo sama dengan Curug Lawe. Hanya saja, akan ada persimpangan yang memisahkan kedua jalan ini. Jika belok ke arah kiri menuju ke Curug Lawe jika, ke kanan kearah Curug Benowo.
Bagi kamu yang hobi berpetualang, kedua curug ini sangat cocok dikunjungi untuk menghabiskan waktu libur panjang bersama teman. Hanya dengan membayar uang retribusi Rp4 ribu ditambah dengan uang parkir Rp5 ribu untuk mobil, Teman Traveler bisa menikmati petualangan yang sangat menyenangkan.
Bagi kamu yang hobi berpetualang, kedua curug ini sangat cocok dikunjungi untuk menghabiskan waktu libur panjang bersama teman. Hanya dengan membayar uang retribusi Rp4 ribu ditambah dengan uang parkir Rp5 ribu untuk mobil, Teman Traveler bisa menikmati petualangan yang sangat menyenangkan.



Tidak ada komentar