Fakta Anyar: Penusuk Wiranto Pernah Buka Usaha Judi Dingdong
Dua pelaku penikaman Menko Pohukam Wiranto di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10) telah ditangkap. Mereka merupakan pasutri bernama Syahrial Alamsyah alias Abu Rara dan Fitria Adriana.
Abu Rara ternyata pernah tinggal di Medan, Sumatera Utara. Tepatnya berdomisili di Jalan Alfakah VI, Lingkungan V, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.
Ia memiliki keahlian dalam mengoperasikan komputer. Namun, dalam kesehariannya, pria yang akrab disapa Alam ini jarang bergaul.
�Saya tahu, dia sering kami panggil Alam. Sebelum rumahnya digusur kena pembebasan tol, dia (Alam) sehari-harinya main komputer. Tetapi, dia jarang bergaul keluar rumah,� kata Ani warga sekitar rumah kaka ipar Alam seperti dilansir Sumut Pos, Kamis (10/10).
Alam yang telah memiliki dua orang anak perempuan itu telah bercerai dengan istrinya. Perpisahan itu diduga akibat sang suami tidak memiliki pekerjaan menetap.
Alam kerap mengikuti jamaah pengajian. Namun warga tidak begitu mengetahui pengajian apa. Ia selalu menutup diri di dalam rumah.
�Dulu, sebelum dia (Alam) cerai dengan istrinya, sempat buka usaha judi mesin dingdong. Pernah pun digerebek polisi. Setelah itu, kami lihat dia (Alam) memilih untuk menekuni main laptop dan komputer di rumah,� beber warga yang heboh.
Pasca kabar perceraiannya, Alam tinggal bersama dengan 2 orang anaknya. Warga sekitar hanya mengetahui Alam rajin beribadah. Setelah adanya proyek tol pada tahun 2017, Alam tidak lagi tinggal di rumah itu setelah mendapat kompensasi ganti rugi.
Abu Rara ternyata pernah tinggal di Medan, Sumatera Utara. Tepatnya berdomisili di Jalan Alfakah VI, Lingkungan V, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.
Ia memiliki keahlian dalam mengoperasikan komputer. Namun, dalam kesehariannya, pria yang akrab disapa Alam ini jarang bergaul.
�Saya tahu, dia sering kami panggil Alam. Sebelum rumahnya digusur kena pembebasan tol, dia (Alam) sehari-harinya main komputer. Tetapi, dia jarang bergaul keluar rumah,� kata Ani warga sekitar rumah kaka ipar Alam seperti dilansir Sumut Pos, Kamis (10/10).
Alam yang telah memiliki dua orang anak perempuan itu telah bercerai dengan istrinya. Perpisahan itu diduga akibat sang suami tidak memiliki pekerjaan menetap.
Alam kerap mengikuti jamaah pengajian. Namun warga tidak begitu mengetahui pengajian apa. Ia selalu menutup diri di dalam rumah.
�Dulu, sebelum dia (Alam) cerai dengan istrinya, sempat buka usaha judi mesin dingdong. Pernah pun digerebek polisi. Setelah itu, kami lihat dia (Alam) memilih untuk menekuni main laptop dan komputer di rumah,� beber warga yang heboh.
Pasca kabar perceraiannya, Alam tinggal bersama dengan 2 orang anaknya. Warga sekitar hanya mengetahui Alam rajin beribadah. Setelah adanya proyek tol pada tahun 2017, Alam tidak lagi tinggal di rumah itu setelah mendapat kompensasi ganti rugi.
Post Comment
Tidak ada komentar