Breaking News

Aksi Peduli Korban Rusuh Di Wamena, Massa Bakar Bendera OPM Papua Di Solo






Jum'at, 4 Oktober 2019

Faktakini.net, Solo - Aksi penyerangan dan pengusiran terhadap para Muslim pendatang di Wamena Papua oleh kelompok pro OPM, sungguh mengoyak-ngoyak rasa kemanusiaan rakyat Indonesia.

Sudah puluhan korban tewas dan ribuan lainnya terpaksa mengungsi di kamp-kamp pengungsian. Para korban banyak berasal dari Minang, Bugis, Makassar, Jawa dan lainnya.

Aksi protes keras umat Islam Indonesia pun terus bermunculan sebagai respons atas pembantaian itu, dengan mengadakan aksi unjuk rasa di berbagai daerah.

Termasuk hari ini, Jum'at (4/10/2019), ba'da Sholat Jum'at dilakukan aksi unjuk rasa oleh umat Islam dan warga Solo dan sekitarnya yang peduli atas nasib pada korban kerusuhan di Wamena, sekitar pukul 14.00 WIB.

Di sela-sela aksi juga dilakukan pembakaran bendera OPM Papua di Mapolresta Solo, untuk menunjukkan kemarahan umat atas tindakan biadab yang dilakukan oleh massa pro OPM Papua terhadap para pendatang di Wamena.

Dewan Syariah Kota Surakarta juga mengeluarkan pernyataan sikap berisi 6 poin pernyataan.











Ini videonya: