Breaking News

Tubuh Karyawan Marmer Hancur Saat Excavator Dikendarainaya Jatuh Diketinggian 100 Meter

KORANPANGKEP.CO.ID - Nasib naas menimpa seorang karyawaan Marmer PT Daya Panca Mandiri Mulia, ketika kendaraan alat berat jenis Excavator PC200 LC8 yang dipakainya terperosok jatuh kebawah sedalam 100 meter saat dirinya bekerja menggali batu Marmer di atas gunung batu di Kampung Mangilu Dalam, Desa Mangilu, Kecamatan Bungoro, kabupaten Pangkejene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel dan merenggut nyawanya saat itu juga, kejadian naas itu terjadi pada hari Senin 19 Agustus 2019.

Karyawan yang tewas ditempat tersebut diketahui bernama Ujang Sutrisno (55 tahun) warga Desa Barabatu, Kecamatan Labakkang, kabupaten Pangkep. Ujang bekerja di PT Daya Panca Mandiri Mulia, sebagai operator ekskavator diatas gunung batu tersebut.

Menurut Kapolsek Bungoro, AKP Hari Suwita, kejadian berawal saat korban sedang bekerja menjalangkan ekskavator di lokasi tambang diatas ketinggian 100 meter dari permukaan tanah, Saat korban memutar arah eskavator, tiba-tiba kendaraan berat tersebut terperosok dan langsung meluncur ke bawah bersama korban disertai batu Marmer bekas galian tambang yang cukup besar menimpa excavator dan tubuh korban hingga hancur.

"Jadi saat bekerja tiba-tiba excavator itu meluncur jatuh ke bawah bersama Korban dari ketinggian 100 meter, dan tertimbun batu" Terang AKP Hari Suwita saat dikonfirmasi awak media, Selasa, (20/08/2019)

Setelah kejadian tersebut pihak kepolisian kemudian melakukan evakusi terhadap korban, butuh waktu beberapa jam untuk melakukan evakuasi sebab di TKP tubuh korban telah hancur tertimpah batu sehingga polisi harus mengumpulkan sejumlah bagian tubuh korban yang tertimbun batu dan ekskavator.

"Korban langsung tertimbun saat itu juga hingga baru ditemukan sekitar pukul 19.00 Wita dengan kondisi tubuh sudah hancur tertimpa bebatuan," ungkapnya.

Setelah dievakuasi, polisi membawa bagian tubuh korban yang telah hancur tersebut ke Rumah Sakit Umum Batara Siang Pangkep untuk diidentifikasi, kemudian jenazah korban dibawah kerumah duka dikampung Bulu Sipong untuk disemayamkan dan dikebumikan oleh keluarganya

Hingga saat ini, belum ada informasi dari kepolisian tentang penyelidikan atas kecelakaan kerja ini dan Kejelasan soal tunjangan asuransi jiwa dan kecelakaan korban belum ada kepastian dari pihak perusahaan, sementara itu status ketenagakerjaan korban juga masih simpang siur.

(ADM-KP)

Tidak ada komentar