China Sengaja Lemahkan Mata Uangnya, Investor Langsung Kabur dari RI, IHSG Langsung Amburuk
PATRIOTNKRI.COM -Sejak kemarin, China membiarkan nilai tukar yuan melemah. Baru kali pertama sejak 2008 di mana US$ 1 berada di kisaran CNY 7.
Akibatnya IHSG langsung ambruk dan investor asing segera keluar dari pasar domestik. Net sell asing pada hari ini tercatat Rp 1,36 Triliun.
Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Moneter BI, Nanang Hendarsah, mengungkapkan serangan China ini juga menjadi salah satu faktor rupiah yang melemah.
"Sehingga kami mengantisipasi kemungkinan adanya aksi jual SBN (Surat Berharga Negara) oleh investor asing yang akan memicu pelemahan spot rupiah pada pembukaan pasar pukul 08.00 WIB," tutur Nanang.
"Pada pembukaan pasar rupiah langsung melemah dengan gap dari penutupan sebelumnya di Rp14.250/US$ ke Rp14.315/US$, yang kemudian kami langsung respons dengan masuk ke pasar spot dan pasar sekunder SBN," imbuhnya.
Masuknya BI ke pasar bond menjadi penting. Menurut Nanang, bank sentral melihat gejala pelepasan SBN oleh investor asing.
"Apabila tidak ditahan akan memicu sell off sehingga memukul balik ke tekanan Rupiah. BI membeli SBN dengan masuk ke seri seri SBN yang di lepas asing secara berkelanjutan dalam jumlah signifikan," terangnya.
"Bagi kami membeli SBN selain untuk menjaga market confidence, juga untuk building stock SBN untuk digunakan dalam operasi Reverse Repo SBN, serta menambah pasokan likuiditas Rupiah ke sektor perbankan secara permanen."
"Kami akan tetap tajam mewaspadai dinamika global untuk merespons dalam menjaga stabilitas rupiah," jelasnya.

Tidak ada komentar