Tentara Malaysia Siap Tempur Melawan Israel, "Kami Tinggal Tunggu Perintah!"
Pasukan Bersenjata Malaysia (ATM) siap untuk menjalankan tugasnya terhadap masalah yang dihadapi di Yerusalem. Demikian pernyataan Menteri Pertahanan Malaysia.
"Kita harus siap menghadapi segala kemungkinan. ATM selalu siap, menunggu instruksi dari pimpinan puncak. Mari kita berdoa agar perselisihan ini tidak menimbulkan kekacauan," katanya seperti dikutip dari Middle East Monitor.
Serangkaian konfrontasi meletus dalam aksi demonstrasi di Tepi Barat yang diduduki, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza. Sedikitnya empat orang tewas dalam bentrokan dan akibat serangan udara Israel. Sementara itu, Bulan Sabit Merah mengatakan bahwa para pekerjanya telah merawat hampir 800 korban luka di Tepi Barat yang diduduki, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza.
Israel menduduki bagian barat Yerusalem pada tahun 1948 dan bagian timur pada tahun 1967. Negara Zionis ini mencaplok bagian timur pada awal tahun 1980-an. Masyarakat internasional masih memandang Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota negara Palestina masa depan.
Para pemimpin dunia telah mengutuk langkah Trump dan menekankan bahwa isu Yerusalem harus dipecahkan sebagai kesepakatan status akhir.
Keputusan Trump untuk mengakui bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel semakin memperkeruh suasana Ia pun telah mengarahkan Departemen Luar Negeri untuk bekerja memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Dengan melakukan itu, ia telah mengadopsi narasi Israel bahwa kota suci adalah Ibu Kota yang terbagi, yang merupakan pelanggaran hukum internasional yang jelas.
(ian)
Post Comment
Tidak ada komentar